Tips dari Istriku : Bagi yang Ingin Sukses

27 05 2010

Masa depan cemerlang? Bukanlah sebuah keberuntungan yang dapat datang begitu saja. Butuh usaha? Dah pasti, tetapi perlu juga mental yang positif. Kalau menurut Jamil Azaini (seorang trainer yang menjadi inspiratorku nih), resep sukses itu bisa disingkat dengan HIT, apakah HIT itu? Ini nih rinciannya:

  • H -Hancurkan penghalang :

Ini nih yang masih ngendon di benak kita. Yakni pikiran-pikiran negatif dan mental-mental tempe (yang terakhir ini cuma minjem istilah orang lo). Selama ini di benak kita, tanpa kita sadari banyak kalimat-kalimat sampah macam ‘Ah, aku gak bakalan bisa juara satu lomba bikin robot’, ‘Mana mungkin aku bisa jadi pengusaha besar seperti Bakrie’, ‘Paling mentok aku hanya bisa jadi pegawai negeri’, dan berbagai kalimat-kalimat pesimistik lainnya. Percaya apa enggak, kalimat-kalimat itu dapat mensugesti hidup kita, seperti hukum sugesti: ‘Apa yang kita pikirkan tentang diri kita, ya itulah diri kita sesungguhnya’. Maka gak heran, kalau prestasi kita selama ini cuma mentok sampai ranking 20 di kelas, atau gaji kita hanya cukup buat makan lauk tempe setiap hari.

Sejarah mencatat, pemain piano terbaik se-asia adalah seorang gadis yang memiliki empat jari di tangannya. Dua jari di tangan kanan, dan dua jari di tangan kiri. Kita yang punya sepuluh jari saja belum pernah juara lomba piano se RT? Ini karena si gadis telah menghancurkan penghalang dirinya, ia ubah paradigma berfikir kebanyakan orang di dunia ‘Gak bakalan orang yang punya jari empat di tangannya dapat main piano dengan baik’ dengan paradigma seorang yang bermental sukses seperti dirinya ‘Walau saya hanya punya jari tangan empat, tetapi kalau saya giat berlatih saya pasti dapat menjadi pianis yang hebat’, dan kalimat tersebut seakan menjadi mukjizat bagi gadis cacat itu.
Sekarang tinggal diri kita mau sukses apa enggak, kalau mau segera hancurkan pikiran-pikiran ‘gak bisa’ itu dan ubah dengan kata ‘pasti bisa’, ini adalah start kita untuk meraih masa depan cemerlang.
Penghalang yang kedua adalah kebiasaan-kebiasaan negatif atau karakter yang menghambat. Sukses itu tak pernah berpihak pada orang-orang yang berkepribadian buruk macam malas, gak disiplin, gak bertanggung jawab, dll. Perlu digaris bawahi, kalau selama ini kita beranggapan karakter itu ibarat tahi lalat yang tidak bisa dihilangkan dari tubuh si pemiliknya, ini adalah salah. Karakter itu bukan sifat yang melekat, tetapi sebuah kebiasaan tentu saja ini bisa diubah asal ada kemauan dan usaha yang sungguh-sungguh. Wah kog berat? Lha ini bukan pemaksaan kog, sukses itu kan pilihan, sekarang tinggal mau sukses apa enggak, kalau ingin sukses, setidaknya ada beberapa hal di bawah ini yang harus tercipta dalam diri kita:
– Disiplin
– Menghargai dan selalu bersikap baik pada orang lain
– Berani menanggung resiko
– Tanggung jawab

  • I -Impianmu tuliskan

Tahapan yang kedua adalah menuliskan impian kita. Ada sebuah cerita, seorang ibu menuliskan kata Prof. di depan nama anaknya yang ditulis di pintu kamarnya, ternyata si ibu tidak sia-sia, beberapa tahun kemudian sang anak benar-benar dinobatkan sebagai professor. Impian yang dituliskan besar-besar dan selalu kita indra dapat memotivasi kita agar selalu berusaha meraihnya. Sebagai langkah untuk meraih kesuksesan kita, kita bisa menuliskan impian-impian kita itu. Lebih baik kita menuliskannya dalam jangka pendek, jangka sedang, dan jangka panjang. Sebagai contoh, misalkan saya bercita-cita ingin menjadi seorang dosen, maka jangka pendek yang harus saya lakukan adalah mencari bahan-bahan referensi yang terkait dengan jurusan yang saya ambil dan mendalaminya, sedangkan jangka menengah saya harus menyelesaikan kuliah S2 saya setidaknya selama 2 tahun, dan jangka panjang saya adalah mendaftarkan diri dan diterima sebagai dosen di universitas yang unggul.
Perlu dicatat, impian yang kita tulis hendaknya rasional dan sesuai dengan apa yang kita sukai. Banyak orang yang tidak mencapai impiannya karena ia terlalu muluk-muluk, misalkan ingin membuat rumah di planet mars, atau memiliki impian diluar bidangnya misalnya seorang sarjana hukum ingin menjadi dokter. Demikian juga impian hendaknya sesuai dengan kesukaan kita. Tanpa ada keinginan, kita tak akan bergairah meraih impian itu. Hal seperti ini banyak dialami oleh para remaja yang memilih jurusan kuliah karena paksaan orang tuanya. Anak yang seperti ini gak akan pernah meraih kesuksesannya.

  • T –Tingkatkan valensimu

Valensi itu apa sih? Bisa dikatakan sebagai grade atau kualitas diri. Pernah denger kan hadis ‘Barang siapa hari ini lebih baik dari kemarin maka dia akan beruntung, barangsiapa hari ini sama dengan kemarin maka dia akan merugi, barangsiapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dia akan celaka’. Nah kan, Allah saja menyuruh hambanya untuk selalu memperbaiki dirinya setiap hari. Orang yang sukses adalah orang yang tidak akan pernah menyia-nyiakan waktunya untuk belajar dan meningkatkan kualitas dirinya demi meraih impiannya. Cara meningkatkan diri ini adalah dengan berusaha terus menerus meraih impiannya, tidak putus asa bila ujian dan hambatan menghadang, terus-menerus belajar dari kegagalan, dan ia tidak pernah membuang-buang waktunya begitu saja. Makanya hati-hati apabila kita bergaul dengan teman-teman yang sukanya mengajak kita untuk membuang-buang waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat. Bagi orang bermental sukses, ia akan menghindari teman yang seperti ini, justru sebaliknya dia akan memilih teman yang selalu memotivasinya saat semangatnya meredup.

Demikianlah kiat-kiat untuk membentuk masa depan kita yang cemerlang. Semoga masa depan cemerlang menanti kita! Satu hal yang perlu diingat, sukses itu bukan akhir dari tujuan tetapi sebuah perjalanan, sukses yang satu akan diikuti sukses berikutnya. Jadi orang yang bermental sukses tidak akan pernah letih menjalani hidup ini, ia selalu mengejar sukses itu terus-menerus. Sekarang bagaimana? Merasa tertantang untuk membentuk masa depan yang cemerlang?

———————————————————————————————————————————————————

~_~

~by: fafi~


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: