Objek Formal dan Objek Material dalam Filsafat Ilmu pada Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

25 06 2016

Objek formal adalah sudut pandangan, cara memandang, cara mengadakan tinjauan yang dilakukan oleh seorang pemikir atau peneliti terhadap objek material serta prinsip-prinsip yang digunakannya. Objek formal suatu ilmu tidak hanya memberi keutuhan suatu ilmu akan tetapi pada saat yang sama membedakannya dan bidang-bidang lain.

Objek material adalah sesuatu yang dijadikan sasaran pemikiran (Gegenstand), sesuatu yang diselidiki atau sesuatu yang dipelajari. Objek material mencakup apapun baik hal yang konkrit (misalnya materi yang dapat diindera berupa badan manusia, badan hewan, tumbuhan, batu, kayu, tanah,dll.) maupun hal yang abstrak (misalnya ide-ide, nilai-nilai, angka,dll.). Satu bidang objek material dapat ditinjau dari berbagai sudut pandangan sehingga menimbulkan ilmu yang berbeda pula.

Secara umum, obyek material terdiri atas benda dan masyarakat manusia (sosial). Benda dapat berupa fenomena alam, yang pada akhirnya mendasari ilmu eksakta, sedangkan masyarakat manusia yang mendasari munculnya ilmu-ilmu sosial. Objek material ilmu pendidikan teknologi dan kejuruan adalah “pendidikan teknologi dan kejuruan” adalah ilmu yang berasal dari ilmu eksakta yaitu ilmu teknik, dan sosial berupa interaksi kegiatan belajar-mengajar untuk menghasilkan juru (orang yang memiliki keterampilan) pada bidang teknik tertentu, dimana kedua ilmu tersebut juga turunan dari ilmu induknya (materscientiarum) filsafat.

Objek formal ilmu teknik ditinjau dari sudut pandang hubungan sosial kemanusiaan akan menghasilkan sosiatri, teknik dipandang dari sisi pendidikan teknologi dan kejuruan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar  akan menghasilkan ilmu pendidikan teknologi dan kejuruan.

Implikasinya pada penelitian-penelitian dan pengembangan ilmu pendidikan teknologi dan kejuruan, akan selalu berfokus pada bidang ilmu pendidikan yang menghasilkan cara baru yang efektif dan efisien dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar untuk menghasilkan juru (orang yang memiliki keterampilan) pada bidang keterampilan tertentu. Sedangkan bidang keterampilan memiliki cakupan yang sangat luas dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kejuruan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: