Cloud Computing untuk Dunia Pendidikan

26 06 2016

Cloud Computing (komputasi awan) merupakan suatu sistem komputer yang serba terhubung di Internet, sehingga para pengguna tidak perlu menginvestasikan space, perangkat keras dan perangkat lunak untuk menjalankan suatu program, menulis, meng-edit atau menyimpannya. Semua sudah tersedia di komputasi awan, dan pengguna (end user) bisa langsung mengaksesnya. Berbagai fasilitas seperti penyimpanan file, olah file sampai dengan sistem operasi dapat tersedia di awan. Sistem informasi sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi sangat berperan penting dalam manajemen data sampai operasi data sehingga dapat terata dengan lebih baik. Dengan adanya cloud computing semua fasilitas diatas diakses dan dimiliki secara virtual, yang berarti pengguna tidak perlu menyediakan server – server, hosting dan perangkat lunak untuk sisi backend dan tidak perlu menginstal perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mengakses dokumen di perangkat keras seperti PC, laptop, smartphone atau gadget lainnya, karena semua aplikasi dapat diakses melalui web browser dan pengolahan data pada sistem informasi menjadi sangat mudah dan murah.

cloud-computing-security

Keuntungan Penggunaan Cloud Computing menurut Syamsuar & Zen (2010)  dalam jurnalnya, bahwa ada lima kriteria teknologi informasi yang cocok untuk di implementasikan pada institusi pendidikan di Indonesia, antara lain murah meriah, mudah digunakan, mudah dan murah dalam perawatan, layanan yang lebih baik, mudah dalam mendapatkan dukungan teknis. Kondisi ini memang sangat cocok dengan keunggulan yang ditawarkan oleh model cloud computing.

Di dunia pendidikan dengan adanya Cloud Computing memungkinkan seorang pengajar tidak perlu membawa kemana-mana personal komputernya ketika ingin mengajar di sekolah, informasi mengenai materi yang akan diajarkan atau tugas dapat dengan mudah disampaikan melalui media media Cloud Computing. Seorang murid juga tidak pelu repot-repot menggunakan flashdisk untuk dapat memperoleh materi pembelajaran dari gurunya. Cukup share and download. Sistem informasi terkait nilai dan data siswa juga akan semakin mudah diakses baik oleh siswa maupun pengajar. PC hanya digunakan untuk menyimpan data – data yang sifatnya pribadi dan rahasia dengan alasan rendahnya kepercayaan pengguna akan keamanan menyimpan data secara online.

Sistem informasi akademik digital merupakan salah satu contoh penerapan cloud computing. Salah satunya adalah SIAKAD ONLINE. SIAKAD ONLINE merupakan penyedia jasa layanan cloud computing khusus di bidang pendidikan level perguruan tinggi di Indonesia. Pihak kampus sebagai pengguna cukup melakukan pendaftaran secara online. Setelah mendapat konfirmasi dari pihak penyedia layanan, pihak kampus dapat langsung menggunakan sistem informasi akademik dengan fitur-fitur yang telah disediakan oleh penyedia layanan. Sistem ini menerapkan cloud computing model SaaS. Penggunaan sistem ini tidak membutuhkan adanya pembelian server atau pembuatan aplikasi yang begitu rumit. Pengguna juga tidak perlu memikirkan atau mengeluarkan biaya yang besar untuk pemeliharaan server dan aplikasi. Semua itu sudah menjadi tanggung jawab pihak penyedia layanan.

Contoh lain yang umum sering digunakan oleh pengguna baik di bidang pendidikan adalah produk-produk yang dibuat oleh Google seperti Gmail, Google Docs, Google Calender, Google Sheets, Google Forms, Google Slides, Google Hangouts, Google Drive. Dengan Google Docs pengajar dan pembelajar dapat membuat dokumen tanpa menginstal aplikasi pengolah kata di komputer, cukup terkoneksi dengan internet dan mengakses layanan Google Docs tersebut untuk membuat dokumen baru maupun melakukan editing file dokumen. Untuk mendapatkan semua layanan tersebut pengguna cukup melakukan pendaftaran secara online dan langsung dapat menggunakannya tanpa harus memikirkan jumlah server, co-location server atau pemeliharaan aplikasi yang digunakan. Semuanya menjadi tanggung jawab pihak Google sebagai penyedia jasa layanan.

Saran Penulis Dalam Penerapan Cloud Computing di Dunia Pendidikan:

Penerapan cloud computing dapat dijadikan sebagai salah satu solusi bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan biaya yang murah. Namun, tentu saja penerapan cloud computing di instansi pendidikan harus ditunjang juga oleh fasilitas dan infrastruktur akses internet karena cloud computing adalah internet based service. Selain itu, mengenai keamanan data pun menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Cloud computing dalam dunia pendidikan dapat dimanfaatkan dalam proses kegiatan belajar mengajar, maka diperlukan penambahan wawasan tentang teknologi cloud computing bagi pengajar dan pembelajar. Oleh kerena itu, telah menjadi kewajiban pemerintah sebagai pelayan rakyat untuk membantu dunia pendidikan memenuhi berbagai kebutuhannya termasuk penerapan atau implementasi sistem cloud computing.

 

Sumber referensi:

Firdaus,M. (2012). Prediksi Dampak Dari Cloud Computing. Dari: http://technetsolutions.blogspot.com/2012/11/prediksi-dampak-dari-cloud-computing.html diakses 5 Desember 2014
Mohd Rahul, Mohd Junedul Haque, Mohd Muntjir (2012). Impact of Cloud Computing on IT Industry: AReview & Analysis. Dari: https://www.academia.edu/2343480/Impact_of_Cloud_Computing_on_IT_Industry_A_Review_and_Analysis. Diakses 5 Desember 2014
_______, Ensiklopedi Bebas Wikipedia. Komputasi Awan. Dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan Diakses 5 Desember 2014
_______, (2012). Cloud Computing untuk perguruan tinggi. Dari: http://www.telkomcloud.com/sme/cloud-computing-untuk-perguruan-tinggi/ Diakses 5 Desember 2014

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: