Peran Sistem Informasi dalam Dunia Pendidikan

26 06 2016

Sistem-Infomasi

Sistem informasi dalam dunia pendidikan memiliki peran yang sangat penting, diantaranya adalah;

1. Mendukung proses dan operasional pendidikan

Sistem Informasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses dan operasional sekolah/kampus dengan berbagai macam fungsi, dapat dicontohkan berbagai macam Sistem Informasi yang sering digunakan, diantaranya adalah :

  • E-Learning untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran
  • E-Library untuk mendukung proses belajar dan mencari bahan ajar
  • SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) untuk mendukung kegiatan akademik
  • SIMS (Sistem Informasi Manajemen Sekolah) untuk mendukung sistem manajemen yang ada di sekolah.
  • Website untuk menyampaikan berita kegiatan dan aktifitas di sekolah/kampus kepada masyarakat umum.

2. Mendukung proses pengambilan keputusan

Dengan Sistem Informasi dapat dikumpulkan sejumlah informasi dengan mudah, sehingga Kepala Sekolah/Pimpinan dapat mengambil sejumlah kebijakan penting. Sebagai contoh, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Sekolah untuk membuat jadwal kegiatan pembelajaran sesuai dengan jumlah pengajar dan jumlah kelas yang tersedia.

3. Dukungan strategi untuk keunggulan kompetitif

Dengan adanya Sistem Informasi di bidang pendidikan, menjadikan organisasi sekolah/kampus dapat lebih bersaing, meningkatkan kualitas serta pelayanan kepada masyarakat dan mampu bersaing dengan dunia global.

4. Kerawanan yang pelu diperhatikan

Diantara fungsi diatas, perlu diperhatikan pula kerawanan yang mungkin muncul jika menggunakan Sistem Informasi dalam bidang pendidikan;

  1. Masalah Hardware (kesalahan instalasi, kerusakan hardware, dll.) yang menyebabkan sistem informasi sekolah terganggu sehingga operasional sekolah juga terganggu.
  2. Kerawanan atas software yang digunakan, misalkan adanya celah (bug) pada software yang memungkinkan disusupi oleh pihak luar.
  3. Kerawan atas penggunaan Internet, sebab sistem informasi sekolah yang terhubung dengan internet dapat diakses oleh siapa saja. Data penting dapat dilihat oleh pihak luar dan memungkinkan dimanfaatkan untuk kriminalitas.
  4. Force of majure (bencana alam, kebakaran, gangguan listrik dan kecelakaan lain yang tidak disengaja) yang dapat menyebabkan peralatan sistem informasi mengalami kerusakan dan menyebabkan hilangnya data.
  5. Penggunaan jaringan dan komputer server diluar kontrol sekolah.
  6. Arsitektur aplikasi web-base yaitu web-server dan web-client yang saling terhubung untuk mengakses data yang memungkinkan data dicuri ketika melakukan transfer.
  7. Keamanan jaringan wireless.
  8. Malware (virus, worm, trojan, keylogger, dll…) yang dapat merusak, mencuri password dan mencuri data.
  9. Hacker dan kejahatan dalam dunia komputer.

5. Emerging Technology

Emerging Technology yang berpengaruh terhadap Sistem Informasi di dunia pendidikan adalah;

  1. Teknologi jaringan komputer dan Internet
  2. Teknologi komputer Client-Server, untuk mengakses data yang dibutuhkan dapat dilakukan melalui komputer klien dengan data terpusat yang tersimpan pada server.
  3. Berbagai macam teknologi penyimpanan data (storage), teknologi RAID yang memungkinkan data ter-backup ketika storage utama rusak.
  4. Berbagai macam teknologi hardware input dan output komputer, sebagai contohnya barcode scanner, presensi sidik jari, teknologi RFID yang dapat dimanfaatkan di perpustakaan dan lain-lain.
  5. Integrasi komputer dan telekomunikasi, contohnya teknologi teleconference, chatting, dll.
  6. Software open source
  7. Cloud computing

 Teknologi yang memiliki pengaruh sangat besar adalah teknologi jaringan komputer dan internet, sebab dengan adanya teknologi internet memungkinkan sistem informasi sekolah diakses dimana saja dan kapan saja selama terjangkau oleh jaringan internet. Internet sebagai sumber bahan ajar guru dan sumber belajar siswa. Dengan adanya jaringan internet akan memudahkan kegiatan belajar mengajar, memudahkan komunikasi antara Siswa, Guru dan Wali murid. Teknologi Cloud computing, teleconference, chatting, e-learning, SIAKAD, website informasi sekolah, semuanya tidak dapat dilakukan tanpa adanya teknologi jaringan komputer dan internet.

6. Apakah Sistem Informasi harus menggunakan komputer?

Penerapan Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer, namun tentu saja memiliki keterbatasan antara lain masalah akurasi, efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan data pada sistem informasi. Pada prinsipnya sistem  informasi yang baik memiliki prinsip; penghematan waktu (time saving), biaya (cost saving), peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan teknologi (technology development) dan pengembangan personel (staff development). Jika tanpa komputer prinsip tersebut dapat dilaksanakan maka tidak perlu menggunakan perangkat komputer.

Pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.


Actions

Information

2 responses

7 11 2016
guru bahasa inggris bandung

Tentunya dengan adanya sistem informasi dalam dunia pendidikan, memudahkan setiap komponen pendidikan dalam mengakses informasi, oleh karena itu sangat penting bagi setiap lembaga pendidikan untuk turut dalam pengembangan media secara digital.

11 11 2016
arifekaprasetya

betul sekali…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: