Sombong: Mewarisi Sifat Iblis

16 07 2012

Disadari ataupun tidak, sering atau jarang, banyak atau sedikit, sikap sombong kadang menghinggapi kalbu seorang Muslim. Tak sedikit Muslim yang menyombongkan diri-atau paling tidak merasa bangga-karena kegantengan/kecantikan fisiknya, kecerdasan otaknya, kebaikan keturunannya atau keberlimpahan hartanya. Mereka lupa bahwa semua itu bukan miliknya, tetapi milik Allah SWT yang kebetulan Dia titipkan kepada dirinya. Tentu aneh kalau orang merasa bangga dan menyombongkan diri atas milik Allah SWT yang kebetulan Allah titipkan kepada dirinya. Sama anehnya saat orang membanggakan diri dan bersikap sombong atas milik orang lain-misal: rumah, mobil, perhiasan, uang atau harta lain-yang kebetulan dititipkan kepada dirinya. Persis seperti tukang parkir yang merasa bangga dan menyombongkan diri saat banyak orang menitipkan mobilnya-termasuk mobil-mobil mahal dan mewah-kepada dirinya di tempat parkir mobil yang juga bukan miliknya. Read the rest of this entry »





Kajian Fakta dan Hukum Syara Mengenai MLM

11 03 2012

Pertanyaan :

  1. Apa hukum menjadi anggota MLM dengan tujuan untuk mendapatkan harga murah? Tidak ada maksud untuk mengembangkan jaringan, juga tidak ada maksud untuk menjual kembali produk-produknya.
  2. Bolehkah menjadi pelanggan/pembeli produk-produk MLM?
  3. Benarkah satu aqad dua transaksi itu haram? Karena ada hadis yang menyebutkan, ketika Nabi melakukan jual-beli unta di luar kota Madinah, ternyata si penjual mensyaratkan bahwa dirinya mau menjual jika si pembeli membolehkannya untuk menumpang sampai kota Madinah.
  4. Jika MLM memang bisnis yang haram, bisakah dibersihkan unsur-unsur haramnya? Misalnya : tidak ada satu aqad dua transaksi, tidak ada pemakelaran atas makelar, tidak ada penipuan harga yang keji, juga tidak ada pemberian bonus yang mengikat. Jika bisa, apakah kemudian MLM tersebut menjadi boleh kita ikuti?

Jawaban :

Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas dijawab dalam Pengajian Tsaqofah Islam HTI Bantul, Jumat, 2 Maret 2012 di Masjid Agung Manunggal Bantul. Pembicara : Ust. Titok Priastomo, S.Pt.

Untuk lebih jelasnya, silakan download materi-materi berikut:
1. Makalah : Hukum Syara’ Seputar MLM =>file PDF
2. Presentasi : Beberapa Titik Kontrol yang Harus Diperhatikan dalam Menilai MLM =>file Powerpoint
3. Rekaman audio : Pengajian bersama Ust. Titok Priastomo =>file MP3





Jual-Beli Saham Dalam Pandangan Islam

12 01 2012

Ketika kaum Muslim hidup dalam naungan sistem Khilafah, berbagai muamalah mereka selalu berada dalam timbangan syariah (halal-haram). Khalifah Umar bin al-Khaththab, misalnya, tidak mengizinkan pedagang manapun masuk ke pasar kaum Muslim kecuali jika dia telah memahami hukum-hukum muamalah. Tujuannya tiada lain agar pedagang itu tidak terjerumus ke dalam dosa riba. (As-Salus, Mawsû‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu’âshirah, hlm. 461).

Namun, ketika Khilafah hancur tahun 1924, kondisi berubah total. Kaum Muslim makin terjerumus dalam sistem ekonomi yang dipaksakan penjajah kafir, yakni sistem Kapitalisme yang memang tidak mengenal halal-haram. Ini karena akar sistem Kapitalisme adalah paham sekularisme yang menyingkirkan agama sebagai pengatur kehidupan publik, termasuk kehidupan ekonomi. Read the rest of this entry »





Pertanyaan Iman Al-Ghazali Kepada Santrinya

26 08 2011
imam ghazali

imam ghazali

Imam Al-Ghazali adalah seorang ulama, ahli pikir yang terkemuka yang banyak memberi sumbangan bagi perkembangan kemajuan manusia. Ia pernah memegang jawatan sebagai Naib Kanselor di Madrasah Nizhamiyah, pusat pengajian tinggi di Baghdad.

Suatu hari, dengan bijak beliau bertanya kepada santri-santrinya.

Pertanyaan I. Jarak manakah yang paling dekat menurut kalian?

Para santri menjawab dengan berbagai macam jawaban, ada yang menjawab jarak dari sini ke sana, dan lain sebagainya.

Kemudian imam Al-Ghazali membenarkan jawaban para santrinya dan kemudian menjelaskan, jarak yang yang paling dekat adalah Read the rest of this entry »





Mengapa Harus Mata Uang Emas?

24 08 2011

Ada sebuah cerita, ini terjadi pada saat pergantian tarif harga premium yaitu pada tanggal 30 september 2005.

Dinar-Dirham

Dinar-Dirham

Ada seseorang membawa mobilnya untuk diisikan bensin, ketika sedang mengantri di SPBU yang berjubel terlihat jam menunjukkan pukul 23.55 WIB, pada saat itu jika mengisi premium dengan uang Rp.100.000,- akan mendapatkan premium sebanyak 40 liter, karena harganya masih Rp.2500,- per-liter. Saat tiba jatahnya untuk mengisi premium ternyata waktu menunjukkan pukul 00.02 WIB, sehingga dengan uang Rp.100.000,- hanya mendapatkan 20 liter saja, yaitu separuh jumlah premium dua menit sebelumnya, karena harga sudah menggunakan tarif baru Rp. 5.000,- per-liter. Akhirnya orang tersebut protes Read the rest of this entry »





Dokumen Papua Bocor: Australia Memancing di Air Keruh

20 08 2011

Sebuah kabar menghebohkan berhembus dari Australia. Kabar yang dipublikasikan jaringan media fairfax, dan ditindaklanjuti oleh The Canberra Times pada Sabtu (13/8/2011) kemarin, menyebut tentang laporan rahasia mengenai kaum separatis Papua yang ditulis oleh kesatuan elit militer Indonesia, Kopassus. Laporan tersebut mengklaim adanya kelompok-kelompok bersenjata yang bersiaga untuk perang gerilya. Tetapi dalam laporan diungkap bahwa kelompok itu hanya memiliki satu senjata untuk setiap 10 orang.

Laporan yang bertajuk ‘Anatomi Separatis Papua (Anatomy of Papuan Separatis)’ itu menyatakan, penduduk dari provinsi timur yang kaya akan sumber daya ini ‘mudah dipengaruhi oleh ide-ide separatis’. “Tuntutan irasional untuk hak adat atas tanah dan terbatasnya infrastruktur serta transportasi telah menghambat pertumbuhan ekonomi,” kata laporan itu.

Read the rest of this entry »





Tabligh Akbar Ustadz Fadlan Garamatan

19 08 2011

Pada 14 Agustus 2011, Panitia Ramadhan di kampus UGM mengadakan Tabligh Akbar yang diisi oleh Ustadz Fadlan Garamatan(M. Zaaf Fadzlan Rabbani Al Garamatan), Kiai yang kondang dengan julukan Da’i Sabun. Seorang Da’i fenomenal yang berhasil mengislamkan 200.000an warga Papua, yang turut bertanggungjawab atas naiknya prosentase pemeluk Islam menjadi 65% di seluruh Papua.

Ustadz Fadlan memulai ceramahnya tentang dakwah di papua dengan curhat bagaimana dia besar di Fak-fak kemudian kuliah di Makassar. Bagaimana suka duka beliau ketika  Fadlan muda dengan rambut ‘pohon beringin’nya mendarat di Sulawesi. Ia mengucap salam kepada orang-orang bugis disana, tapi tidak ada yang menjawab salamnya.

Perlakuan yang mengejutkan beliau rasakan ketika hari pertama kuliah agama Islam. Ketika kelas dimulai, dosen berkata, “Kuliah Agama Islam sebentar lagi dimulai, dimohon bagi yang selain Islam untuk keluar rauangan”. Namun tidak ada yang keluar. Dosen mengulang lagi, ”Kuliah Agama Islam sebentar lagi dimulai, dimohon bagi yang selain Islam untuk keluar rauangan!”. Kali ini agak lebih keras. Namun tetap tidak ada yang keluar.

Tiba-tiba dosen menghentak, “KAMU”

“Saya Pak”, ucap Fadlan

“Ya Kamu, cepat keluar ruangan”

Beliau berucap dalam hati, “Ooo rupanya yang dikira orang nonmuslim saya”.

“Baik Bapak, saya akan keluar setelah tiga pertanyaan saya Bapak Jawab”

“Yang pertama, Apakah Islam hanya untuk orang Islam saja?”

Kedua, Siapa sahabat nabi yang badannya hitam keling, rambutnya kribo, suaranya merdu, tapi sangat dicintai nabi?

Ketiga, saya ingin dengar semua yang disini membaca Al-Qur’an”

Read the rest of this entry »